Kapolri Tinjau Persiapan Angkutan di Pelabuhan Merak

0
IMG-20251222-WA0038

MERAK, GESSIT.CO.ID – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, serta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melakukan peninjauan di Pelabuhan Merak, Banten, Senin, 22 Desember 2025.

 

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan pelayanan PT ASDP Indonesia Ferry dalam menghadapi libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

 

Dalam kesempatan itu, Kapolri menyampaikan atensi khusus dari Presiden Prabowo Subianto terkait pelaksanaan arus mudik dan arus balik Natal dan Tahun Baru (Nataru). Presiden, kata Sigit, menekankan pentingnya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode libur panjang tersebut.

 

“Selain kondisi cuaca, Bapak Presiden memberikan perhatian penuh terhadap kegiatan Nataru. Beliau menekankan agar seluruh jajaran memberikan kemudahan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat, dan hal itu harus benar-benar kita siapkan dengan baik,” ujar Kapolri di Pelabuhan Merak.

 

Kapolri juga mengingatkan bahwa berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Provinsi Banten diprediksi menjadi salah satu wilayah dengan curah hujan tinggi selama periode Nataru. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapatkan perhatian serius dari seluruh pihak terkait.

 

“BMKG sudah menyampaikan bahwa Banten masuk dalam kategori curah hujan tinggi. Oleh karena itu, kita harus mengantisipasi potensi bencana, belajar dari kejadian di Sumatera Utara maupun banjir bandang yang mulai terjadi di Jawa Tengah,” jelas Sigit.

 

Sigit menegaskan bahwa seluruh personel Polri dan stakeholder terkait harus terus memantau dan mengantisipasi setiap informasi prakiraan cuaca yang disampaikan BMKG. Menurutnya, kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam menjamin keselamatan masyarakat.

 

“Itu semua sudah masuk dalam perkiraan BMKG dan wajib kita antisipasi. Karena itu, kami cek langsung kesiapan di lapangan, sekaligus mendengar langsung masukan dari masyarakat. Alhamdulillah, sejauh ini arus penyeberangan berjalan lancar,” ungkapnya.

 

Kapolri mengingatkan agar tidak ada satu pun informasi yang dianggap sepele. Ia menekankan bahwa sikap underestimate terhadap potensi gangguan, sekecil apa pun, dapat berakibat fatal saat puncak arus mudik maupun arus balik Nataru.

 

“Antisipasi dan kesiapan harus betul-betul optimal, mulai dari potensi hujan lebat, gelombang tinggi, hingga ombak besar saat proses penyeberangan,” tegas lulusan Akademi Kepolisian angkatan 1991 tersebut.

 

Lebih lanjut, Sigit menyoroti pentingnya kesiapan sarana pendukung, mulai dari lokasi tunggu pemudik, sistem komunikasi, hingga peralatan keselamatan. Seluruh personel diminta siap melaksanakan kegiatan penyelamatan apabila terjadi situasi darurat akibat cuaca ekstrem atau kondisi lainnya.

 

Dalam peninjauan tersebut, Kapolri juga mengecek langsung sarana dan prasarana pendukung Nataru, di antaranya dua unit tenda posko bencana, satu unit tenda pasukan, mobil SAR beserta perlengkapannya, mobil pemadam kebakaran, mobil derek, ambulans, serta sejumlah kendaraan SAR dari Satbrimobda, Ditsamapta, dan Ditpolairud Polda Banten.

 

Selain melakukan pengecekan, Listyo Sigit juga menyempatkan diri menyapa para pemudik dan menyerahkan bingkisan sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (HRH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *