Dentuman Drum Bripka Achmad Budi Dibalik Seragam
SERANG, GESSIT.CO.ID – Nama Osvia Band bukanlah hal yang asing di telinga masyarakat Kota Serang. Di berbagai momen, terutama kegiatan hiburan dan acara institusi, grup band yang beranggotakan personel Polresta Serang Kota ini kerap tampil menghibur. Kehadiran mereka tidak hanya membawa musik, tetapi juga nuansa kedekatan antara polisi dan masyarakat.
Di balik dentuman musik yang enerjik, ada sosok Bripka Achmad Budi, sang penabuh drum yang menjadi penggerak ritme Osvia Band. Pria yang akrab disapa Budi ini dikenal santai, namun tetap profesional dalam menjalankan dua peran sekaligus, sebagai musisi dan anggota Polri.
Budi mengaku kecintaannya pada musik sudah tumbuh sejak lama. Baginya, bermain drum bukan sekadar hobi, melainkan cara menyalurkan energi sekaligus membangun koneksi dengan orang lain.
“Musik itu bahasa universal. Lewat musik, kami bisa lebih dekat dengan masyarakat,” ujar Budi.
Meski disibukkan dengan aktivitas manggung, Budi tidak melupakan tugas utamanya sebagai anggota kepolisian. Ia tetap menjalankan tanggung jawabnya di Seksi Humas Polresta Serang Kota dengan penuh dedikasi.
Sebagai anggota Humas, Budi juga dikenal dekat dengan para awak media. Hubungan baik yang ia jalin menjadi bagian penting dalam mendukung tugas kepolisian, terutama dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Menurut Budi, Osvia Band terbentuk pada tahun 2023, saat Polresta Serang Kota dipimpin oleh Kombes Pol Sofwan Hermanto. Saat itu, muncul gagasan untuk mewadahi bakat musik para anggota kepolisian.
“Awalnya hanya iseng, tapi ternyata banyak yang punya bakat. Dari situ akhirnya dibentuk Osvia Band,” katanya.
Tujuan dibentuknya band ini bukan sekadar hiburan internal. Lebih dari itu, Osvia Band hadir sebagai sarana menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat dengan cara yang lebih santai dan mudah diterima.
“Kalau lewat musik, pesan itu lebih ringan diterima. Masyarakat juga tidak merasa digurui,” jelasnya.
Budi menilai sosok Kombes Pol Sofwan Hermanto memiliki peran besar dalam lahirnya Osvia Band. Dukungan penuh dari pimpinan menjadi pemicu semangat para personel untuk terus berkarya.
“Beliau sangat mendukung kreativitas anggota. Bahkan sering memberi motivasi agar kami terus berkembang,” ungkapnya.
Nama Osvia sendiri memiliki makna historis. Nama tersebut diambil dari gedung lama Polresta Serang Kota pada masa kolonial Belanda, yang dikenal dengan sebutan Osvia.
Pemilihan nama itu bukan tanpa alasan. Selain unik, nama tersebut juga menjadi simbol sejarah yang melekat dengan institusi kepolisian di Kota Serang.
Osvia Band kini diperkuat lima personel, yakni Kompol Rifki Seftarian pada bass, Aiptu Hadinata sebagai vokalis, Bripka Achmad Budi pada drum, serta Brigadir David dan Briptu Sagi sebagai gitaris.
Dengan formasi tersebut, Osvia Band terus menunjukkan eksistensinya. Mereka bukan hanya sekadar band, tetapi juga representasi humanis Polri yang hadir lebih dekat, lebih hangat, dan lebih membumi di tengah masyarakat. (HRH)
