Pria 35 Tahun Tewas Usai Menceburkan Diri ke Sumur di Tunjung Teja
TUNJUNG TEJA, GESSIT.CO.ID – Petugas Polsek Petir bersama Basarnas dan BPBD Kabupaten Serang bergerak cepat mendatangi lokasi diduga bunuh diri di Kampung Darul Mawar, Desa Bojong Pandan, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, Jumat (30/10/2026). Korban diketahui bernama Sunjaya, 35 tahun, dan berhasil dievakuasi petugas gabungan, namun korban dinyatakan meninggal dunia.
Proses evakuasi korban dilakukan personel Polsek Petir bersama tim Basarnas dan BPBD Kabupaten Serang. Petugas harus turun ke dalam sumur menggunakan peralatan khusus untuk mengangkat tubuh korban yang sudah tidak bernyawa.
Kapolsek Petir AKP Priyanto menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi Sa’bah, 35 tahun, sebelum kejadian korban diketahui baru selesai melaksanakan salat Jumat. Setelah itu, korban terlihat sedang duduk di teras rumah dengan kondisi melamun.
“Menurut keterangan saksi, saat itu korban terlihat duduk di teras rumah dengan kondisi melamun setelah melaksanakan salat Jumat,” ujar AKP Priyanto.
Tidak lama kemudian, Sa’bah melihat tetangganya itu berjalan menuju area sumur. Korban kemudian berdiri di atas sumur tersebut sebelum tiba-tiba menceburkan diri dengan posisi berdiri.
“Melihat korban menceburkan diri ke dalam sumur, saksi langsung mendatangi lokasi dan meminta pertolongan warga sekitar untuk membantu mengevakuasi korban,” jelas Kapolsek.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut berupaya melakukan pertolongan dengan peralatan seadanya. Namun, karena kondisi sumur dan posisi korban, proses evakuasi tidak dapat dilakukan secara maksimal sehingga warga kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Petir.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Petir segera mendatangi lokasi bersama tim BPBD Kabupaten Serang dan Basarnas. Petugas melakukan pengamanan di sekitar lokasi sekaligus menyiapkan peralatan untuk proses evakuasi.
“Petugas gabungan kemudian melakukan evakuasi dengan peralatan lengkap. Setelah berhasil diangkat dari dalam sumur, korban diketahui sudah dalam keadaan meninggal dunia dan selanjutnya dibawa ke rumahnya,” terang AKP Priyanto.
Kapolsek menambahkan, berdasarkan keterangan yang diperoleh, sekitar satu tahun terakhir korban menjalani pengobatan di RSUD Provinsi Banten karena mengalami gangguan kesehatan jiwa. “Korban juga secara rutin mendapatkan pemantauan dari pihak Puskesmas Tunjung Teja,” jelasnya. (HRH)
