Polres Serang Kawal Seleksi Kerja PT Indonesia Nippon Seiki di SMK Attaufiqiyyah Baros

0
IMG20261021093318
BAROS, GESSIT.CO.ID – Sebanyak 70 lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) dari berbagai sekolah di Kabupaten Serang dan Kota Serang mengikuti seleksi penerimaan tenaga kerja yang digelar PT Indonesia Nippon Seiki. Kegiatan rekrutmen tersebut dilaksanakan di gedung workshop SMK Attaufiqiyyah, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Rabu (21/10/2026).

 

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang Diana Ardhianty Utami, Manager Personnel & General Affair/Deputy Manager HRD PT Indonesia Nippon Seiki Dudih Iskandar, Kepala SMK Attaufiqiyyah Peppy Muzakki, serta Kasatintelkam Polres Serang AKP Saeful Sani.

 

Rekrutmen tenaga kerja yang menyasar lulusan SMK ini menjadi salah satu upaya untuk mempertemukan perusahaan dengan calon tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri. Selain membuka peluang kerja bagi lulusan baru, kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu pemerintah daerah mengurangi jumlah pencari kerja.

 

Manager Personnel & General Affair/Deputy Manager HRD PT Indonesia Nippon Seiki, Dudih Iskandar, mengatakan bahwa program perekrutan tenaga kerja melalui sekolah rutin dilaksanakan sebagai bentuk dukungan perusahaan terhadap upaya pemerintah daerah dalam mengurangi angka pencari kerja.

 

“Program perekrutan ini rutin kami laksanakan setiap bulannya di sekolah-sekolah. Kami ingin membantu pemerintah daerah dalam mengurangi angka pencari kerja sekaligus memberikan kesempatan kepada lulusan SMK untuk mendapatkan pekerjaan sesuai dengan kebutuhan perusahaan,” ujar Dudih.

 

Ia menjelaskan, PT Indonesia Nippon Seiki merupakan perusahaan penanaman modal asing (PMA) asal Jepang yang bergerak di bidang pembuatan suku cadang kendaraan. Dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja, perusahaan telah menjalin kerja sama dengan sekitar 20 SMK di wilayah Provinsi Banten untuk memperoleh tenaga kerja yang siap memasuki dunia industri.

 

Menurut Dudih, pelaksanaan rekrutmen langsung di sekolah juga bertujuan menghilangkan stigma negatif dalam proses penerimaan tenaga kerja. Dengan mekanisme seleksi yang dilaksanakan secara terbuka, para pencari kerja diharapkan dapat mengikuti tahapan rekrutmen secara langsung tanpa harus melalui perantara.

 

“Kami berharap kesempatan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pelamar. Ikuti seluruh tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh dan tunjukkan kemampuan masing-masing agar bisa bersaing secara sehat,” katanya.

 

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Kabupaten Serang Diana Ardhianty Utami mengatakan, peserta seleksi merupakan lulusan SMK dengan batas usia maksimal 21 tahun. Ia menilai pola rekrutmen langsung melalui sekolah menjadi salah satu langkah yang dapat memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan kesempatan kerja.

 

Diana menjelaskan, pola perekrutan seperti ini telah diterapkan sejumlah perusahaan, terutama perusahaan yang bergerak di sektor padat karya. Ke depan, pihaknya berharap pola tersebut dapat terus dikembangkan agar semakin banyak lulusan sekolah yang memperoleh akses terhadap peluang kerja secara transparan dan sesuai prosedur.

 

“Pola rekrutmen seperti ini sangat baik untuk dikembangkan. Salah satu tujuannya adalah mencegah praktik percaloan tenaga kerja yang menjanjikan pekerjaan dengan meminta imbalan uang, karena hal tersebut dapat merugikan para pencari kerja,” ungkap Diana.

 

Ia pun mengimbau seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan seleksi tersebut dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, pencari kerja perlu lebih cermat dalam menerima tawaran pekerjaan, terutama apabila disertai permintaan sejumlah uang dengan iming-iming dapat diterima bekerja di perusahaan tertentu.

 

Di sisi lain, Kasatintelkam Polres Serang AKP Saeful Sani menegaskan bahwa kehadiran kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan proses penerimaan tenaga kerja berjalan sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku.

 

“Kami dari Kepolisian Polres Serang hadir di sini untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan dan proses seleksi berjalan sesuai prosedur yang berlaku. Kami juga mengingatkan para pencari kerja agar tidak mudah tergiur tawaran pekerjaan dari pihak-pihak yang meminta uang dengan menjanjikan kelulusan atau kepastian diterima bekerja,” tegas Saeful. (HRH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *