Kado Hari Bhayangkara untuk Edi Suhaedi, Rumah Tak Layak Huni Kini Berubah Nyaman
Oplus_131072
PAMARAYAN, GESSIT.CO.ID – Senyum tak pernah lepas dari wajah Edi Suhaedi, 35 tahun, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan itu berdiri memandang rumah barunya di Kampung Tegal Sari, Desa Binong, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang.
Sesekali ia memandangi dinding rumah yang kini kokoh, seolah masih sulit mempercayai bahwa bangunan itu kini benar-benar menjadi tempat tinggal keluarganya.
Di sampingnya, sang istri Kartika ikut menahan haru. Kebahagiaan mereka terasa lengkap ketika membayangkan dua anaknya kini dapat tumbuh di rumah yang aman, nyaman, dan jauh lebih layak dibandingkan tempat tinggal sebelumnya.
Sebelum direnovasi, rumah Edi hanya berupa bangunan semi permanen berdinding bilik bambu yang sudah lapuk dimakan usia. Saat hujan turun, air kerap masuk ke dalam rumah. Kondisi bangunan yang rapuh juga membuat keluarga kecil itu selalu dihantui rasa khawatir.
“Saya dan keluarga sangat bersyukur. Terima kasih kepada Bapak Kapolda, Bapak Kapolres, dan Bapak Kapolsek yang sudah peduli membantu kami. Sekarang kami bisa tinggal di rumah yang layak bersama istri dan anak-anak,” ungkap Edi dengan mata berkaca-kaca, Jumat, 26 Juni 2026.
Harapan yang selama bertahun-tahun hanya tersimpan dalam doa akhirnya menjadi kenyataan melalui program bedah rumah yang dilaksanakan Polres Serang dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Rumah yang dahulu nyaris roboh kini berubah menjadi bangunan yang kokoh dan nyaman untuk ditempati.
Bagi Edi, bantuan tersebut bukan sekadar membangun sebuah rumah. Lebih dari itu, rumah baru menjadi simbol harapan baru bagi keluarganya untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dengan rasa aman dan penuh semangat.
“Kami tidak pernah menyangka akan memiliki rumah sebagus ini. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami dan akan selalu kami kenang. Semoga semua yang membantu mendapatkan balasan kebaikan dari Allah SWT,” tutur Edi.
Program bedah rumah tersebut dimulai pada Senin, 4 Mei 2026. Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Kapolsek Pamarayan AKP Yusuf Ependi bersama unsur Muspika Kecamatan Pamarayan dan Kecamatan Bandung sebagai tanda dimulainya proses pembangunan.
Selama proses renovasi, warga sekitar juga ikut memberikan dukungan. Semangat gotong royong terlihat ketika berbagai pihak bersama-sama membantu mewujudkan rumah impian bagi keluarga Edi.
Kapolsek Pamarayan AKP Yusuf Ependi mengatakan program bedah rumah merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial memperingati Hari Bhayangkara ke-80.
“Program bedah rumah ini adalah wujud kepedulian kami kepada masyarakat kurang mampu, sekaligus bagian dari pengabdian Polri dalam momentum HUT Bhayangkara ke-80. Kami berharap rumah ini dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga Pak Edi,” ujar Yusuf Ependi.
Kapolsek menambahkan, proses pembangunan rumah telah rampung dan dalam waktu dekat akan dilakukan serah terima kunci kepada keluarga Edi setelah menunggu arahan dari pimpinan. (HRH)
