Kapolres Serang Dampingi Kapolda dan Gubernur Banten Tanam Jagung 8 Hektar di Kopo

0
IMG-20260307-WA0043
SERANG, GESSIT.CO.ID – Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mendampingi Kapolda Banten Irjen Pol Hengki bersama Gubernur Banten Andra Soni dalam kegiatan penanaman jagung serentak yang dilaksanakan secara nasional bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo melalui sambungan virtual, Sabtu, 7 Maret 2026.

 

Kegiatan penanaman jagung serentak tersebut dilaksanakan di lahan pertanian seluas sekitar 8 hektar yang berada di Kampung Kabayan, Desa Mekar Baru, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang. Penanaman jagung dilakukan bersama kelompok tani sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

 

Dalam kesempatan itu, Kapolda Banten bersama jajaran turut melakukan penanaman jagung secara simbolis di lahan pertanian milik Kelompok Tani Maju Jaya yang selama ini berkolaborasi dengan Polres Serang dalam pengembangan sektor pertanian.

 

Kegiatan tersebut juga dihadiri Danrem 064/Maulana Yusuf, Wakapolda Banten, Kajati Banten, para Pejabat Utama Polda Banten dan Polres Serang, Ketua PN Serang, Ketua DPRD Kabupaten Serang, Ketua MUI Kabupaten Serang, kelompok tani, serta sejumlah unsur pemerintah daerah.

 

Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam arahannya menyampaikan bahwa Polri berkomitmen penuh mendukung program swasembada pangan nasional, khususnya komoditas jagung.

 

“Polri berkomitmen mendukung program swasembada pangan, khususnya jagung, dengan menargetkan produksi yang baik dan berkualitas sebagai bagian dari upaya menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Kapolri.

 

Ia menjelaskan, dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan dilakukan melalui pemanfaatan lahan binaan yang dikelola bersama kelompok tani di berbagai wilayah Indonesia.

 

“Melalui pemanfaatan satu juta hektar lahan binaan Polri bersama kelompok tani, program ini diharapkan dapat memperkuat cadangan pangan nasional, memenuhi kebutuhan pakan ternak, mendukung program makan bergizi gratis, serta mengurangi ketergantungan impor,” jelasnya.

 

Kapolri juga menegaskan bahwa program penanaman jagung tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap instruksi Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

 

“Program ini bertujuan meningkatkan produksi jagung nasional, meningkatkan kesejahteraan petani, serta menstabilkan harga pakan ternak di dalam negeri,” tambahnya.

 

Selain itu, Kapolri juga mengingatkan pentingnya kesiapan sektor pangan nasional di tengah dinamika situasi global yang dapat berdampak pada ketahanan ekonomi dan pangan berbagai negara.

 

“Kita juga harus memahami bahwa situasi global saat ini dapat berdampak pada negara kita, sehingga ketahanan pangan menjadi salah satu aspek penting yang harus terus diperkuat,” ungkapnya.

 

Dalam kegiatan tersebut, Polres Serang juga menyalurkan berbagai bantuan kepada kelompok tani sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian. Bantuan yang diberikan antara lain 150 paket bantuan sosial, 500 kilogram pupuk NPK Poska, 20 kilogram pupuk nabati hayati, 45 botol insektisida Aten, serta 5 liter herbisida merek Rondap.

 

Selain itu, Polres Serang juga memberikan bantuan benih jagung berbagai varietas seperti NK Sumo Sakti, NK Perkasa Sakti, dan NK Pendekar Sakti, pupuk urea, pupuk Nitrea, serta 1.200 karung pupuk kompos dari kotoran ayam untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian.

 

Sementara itu, Dinas Pertanian Provinsi Banten turut memberikan dukungan berupa 20 sak pupuk NPK, 150 liter pupuk hayati cair Turbomax, 16 kilogram benih jagung jenis NK 306 Garuda, serta 40 liter herbisida merek Sindaxone bagi kelompok tani setempat. (HRH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *