Panen Jagung Binaan Kapolres Serang di Kecamatan Kopo Diserap Bulog Sebanyak 30,4 Ton

0
Oplus_131072

Oplus_131072

SERANG, GESSIT.CO.ID – Program ketahanan pangan yang digagas Polres Serang di Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang menunjukkan hasil menggembirakan.

 

Kali ini, panen jagung dua kelompok tani (Poktan) berhasil diserap oleh Bulog Sub Divre Serang sebanyak 30.452 kilogram atau sekitar 30,4 ton.

 

Kapolsek Kopo Iptu Aripin Simbolon mengatakan, hasil panen tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang melibatkan poktan binaan Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko. Dari total panen tersebut, dua kelompok tani menjadi penyumbang utama yaitu Poktan Tani Harapan dan Poktan Sejahtera.

 

“Poktan Tani Harapan yang diketuai oleh Adi Sumadi menyumbang hasil panen sebanyak 26.350 kilogram, sedangkan Poktan Sejahtera yang diketuai Ali Basa menghasilkan 4.102 kilogram,” jelas Aripin, Senin (13/10/2025).

 

Menurutnya, hasil panen tersebut merupakan bukti nyata bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam bidang pertanian mampu memberikan manfaat ekonomi langsung bagi petani. Bulog pun menyerap hasil panen tersebut dengan harga Rp6.400 per kilogram, sesuai dengan standar pembelian jagung pipilan kering kadar air 14 persen.

 

“Ini menjadi motivasi bagi kelompok tani lainnya untuk terus meningkatkan produktivitas lahan. Kita tidak hanya fokus pada keamanan wilayah, tapi juga mendukung kesejahteraan warga melalui program ketahanan pangan,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, Iptu Aripin menyampaikan bahwa pihaknya bersama UPT Pertanian terus memberikan pendampingan teknis kepada para petani, mulai dari tahap penanaman hingga proses pasca-panen. Pendampingan ini dilakukan untuk memastikan hasil panen sesuai standar kualitas yang dapat diterima Bulog.

 

Sementara itu, Ketua Poktan Tani Harapan Adi Sumadi mengaku bersyukur dengan hasil panen tahun ini. Ia mengatakan keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran aktif Kapolres dan Kapolsek Kopo yang rutin memberikan arahan serta bantuan dalam pengelolaan lahan dan pupuk.

 

“Kami merasa terbantu dengan adanya pembinaan dari Polsek. Hasil panen meningkat dan pemasaran pun lebih mudah karena sudah ada penyerapan dari Bulog,” ujar Adi.

 

Dengan keberhasilan tersebut, Polsek Kopo berharap program ketahanan pangan yang dijalankan dapat terus berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kabupaten Serang. (HRH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *