Hadiri Launching dan Peresmian SPPG, Ini Harapan Kapolda Banten

0
IMG-20250822-WA0219
SERANG, GESSIT.CO.ID – Kapolda Banten Brigjen Pol Hengki menghadiri acara Launching dan Peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang digelar di Pondok Pesantren Bai Mahdi Sholeh Ma’amun, Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten, Jumat (22/8/2025).

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, Gubernur Banten Andra Soni, Pejabat Utama (PJU) Polda Banten, serta Forkopimda Provinsi Banten.

 

Peresmian SPPG ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan dan pesantren.

 

Kehadiran Polri dalam acara ini mencerminkan sinergi lintas sektor untuk mewujudkan generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menyampaikan apresiasinya atas inisiatif pemerintah yang menghadirkan program pelayanan gizi hingga ke pelosok daerah.

 

“Polri sangat mendukung program ini karena kesehatan dan pemenuhan gizi adalah pondasi penting dalam membangun masyarakat yang kuat,” ungkap Kapolda.

 

Kapolda berharap dengan adanya SPPG,  masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda, bisa tumbuh sehat sehingga mampu menjadi penerus bangsa yang unggul.

 

Iapun menegaskan bahwa Polda Banten siap bersinergi dengan semua pihak dalam menjaga keberlanjutan program tersebut.

 

“Kami berkomitmen untuk selalu hadir mendukung program-program pemerintah, tidak hanya di bidang keamanan, tetapi juga dalam aspek sosial dan kemanusiaan,” pungkasnya.

 

Sementara Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menambahkan bahwa program SPPG ini bukan hanya soal memberi makan bergizi, tetapi juga investasi besar untuk masa depan bangsa.

 

Dikatakan, saat ini 60% anak masih belum mendapat akses gizi seimbang, bahkan banyak yang tidak mampu membeli susu. Karena itu, melalui SPPG dipastikan anak-anak dari PAUD hingga SMA dapat tumbuh sehat dan cerdas, sehingga 20 tahun mendatang mereka siap menjadi tenaga kerja produktif yang berkualitas.

 

“Dengan dukungan pemerintah pusat, daerah, dan partisipasi masyarakat, kita optimistis program ini akan menjadi fondasi penting menuju Generasi Indonesia Emas 2045,” ungkap Dadan. (HRH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *