Warga Sukarame Gelar Doa Bersama untuk 8 Orang Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda

0
IMG-20260911-WA0049
CARITA, GESSIT.CO.ID – Musibah hilang kontak lima jurnalis dan tiga kru kapal di perairan Selat Sunda mengundang simpati warga Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang. Sebagai bentuk dukungan moril kepada keluarga korban, warga menggelar pengajian dan doa bersama di Dermaga Marina Carita, Jumat, 11 September 2026 malam.

 

Kegiatan tersebut menjadi bentuk ikhtiar masyarakat untuk mendoakan keselamatan lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hingga memasuki hari keempat masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan. Salah satu dari delapan orang yang dicari merupakan warga Desa Sukarame, yakni Heriyanto Bonsai, yang diketahui bertugas sebagai pemandu kapal.

 

Dalam doa bersama tersebut, warga juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Gubernur Banten Andra Soni serta seluruh unsur Tim SAR Gabungan yang terus bekerja melakukan pencarian. Warga berharap operasi pencarian segera membuahkan hasil dan seluruh korban dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

 

Ketua RT 20/005 Desa Sukarame, Adhari Alis, mengatakan masyarakat sangat mengapresiasi perhatian dan dukungan pemerintah serta seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian selama empat hari terakhir. Menurutnya, doa bersama menjadi salah satu bentuk dukungan warga kepada keluarga yang masih menunggu kepastian.

 

“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Gubernur Banten, Tim SAR Gabungan, TNI, Polri dan relawan yang telah fokus mencari saudara kami Heriyanto, yang keseharian kami panggil Bonsai,” ujar Adhari.

 

Adhari menuturkan, masyarakat akan terus memberikan dukungan selama proses pencarian berlangsung. Ia berharap kerja keras seluruh personel di lapangan disertai doa dari masyarakat dapat mengantarkan para korban kembali berkumpul bersama keluarga dalam kondisi sehat dan selamat.

 

Sementara itu, warga Kampung Shanghiang, Desa Sukarame, Sarifudin, 72, mengatakan masyarakat telah rutin mendoakan para korban sejak pertama kali mendengar kabar hilangnya rombongan kapal. Doa bersama dilakukan secara rutin di sejumlah musala sebagai bentuk kepedulian dan harapan agar para korban segera ditemukan.

 

“Kami selalu menanti saudara-saudara kami yang sedang dalam pencarian. Setiap malam, dari malam Rabu, di musala masing-masing kami melakukan doa bersama. Sudah tiga malam selalu berdoa,” kata Sarifudin.

 

Pada Jumat malam, warga kemudian berkumpul di Dermaga Marina Carita yang menjadi Posko SAR Gabungan untuk kembali memanjatkan doa. Mereka berharap pencarian yang dilakukan di tengah kondisi perairan Selat Sunda dapat segera menemukan titik terang mengenai keberadaan delapan orang yang hingga kini belum diketahui nasibnya.

 

Kapolsek Carita Supandi yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengajak masyarakat bersama-sama mendoakan keselamatan para jurnalis dan kru kapal. Ia juga meminta doa agar seluruh personel yang terlibat dalam operasi pencarian diberikan kesehatan, kekuatan dan keselamatan selama menjalankan misi kemanusiaan.

 

“Malam ini kita fokus kirim doa untuk keselamatan, juga untuk Tim SAR Gabungan diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalani misi pencarian,” ujar Supandi.

 

Pemerintah Provinsi Banten juga terus memberikan dukungan terhadap operasi pencarian yang dilakukan Tim SAR Gabungan. Memasuki hari keempat, berbagai unsur masih dikerahkan untuk menyisir wilayah perairan Selat Sunda.

 

Masyarakat Desa Sukarame berharap kerja keras seluruh tim, dukungan pemerintah, serta doa dari keluarga dan masyarakat dapat membuahkan hasil, sehingga lima jurnalis dan tiga kru kapal segera ditemukan dalam keadaan selamat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *