Lewat Upacara Bendera, Kapolsek Kopo Tanamkan Disiplin dan Kesadaran Hukum kepada Pelajar

0
Oplus_131072

Oplus_131072

KOPO, GESSIT.CO.ID – Dalam rangka mendukung program Polisi Peduli Pendidikan (Poldik) Kapolda Banten, Kapolsek Kopo Polres Serang, Iptu Aripin Simbolon, menjadi pembina upacara di SMPN 2 Kopo, Kabupaten Serang, Senin (26/10/2026).

 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk mendekatkan diri kepada kalangan pelajar sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan kedisiplinan di lingkungan sekolah.

 

Dalam kegiatan yang dikemas melalui program Ngariung Iman Ngariung Aman tersebut, Iptu Aripin Simbolon didampingi Kanit Intelkam serta anggota Bhabinkamtibmas. Kehadiran jajaran kepolisian disambut sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam membangun karakter generasi muda.

 

Dalam amanatnya, Kapolsek mengingatkan para siswa agar menjauhi segala bentuk kenakalan remaja yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan sekitar. Ia menegaskan bahwa pelajar harus mampu menjaga perilaku dan fokus dalam menuntut ilmu demi meraih cita-cita.

 

“Adik-adik harus bisa menjaga diri dan memilih pergaulan yang positif. Jangan sampai terjerumus dalam kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan. Manfaatkan waktu untuk belajar, mengembangkan potensi, dan meraih prestasi,” ujar Aripin Simbolon.

 

Selain kenakalan remaja, Kapolsek juga mengingatkan para siswa agar menjauhi penyalahgunaan narkoba serta praktik perjudian, termasuk judi online. Menurutnya, kedua hal tersebut dapat membawa dampak buruk bagi kehidupan pelajar dan menghambat masa depan mereka.

 

Ia meminta para siswa agar tidak mudah terpengaruh ajakan teman maupun lingkungan yang mengarah pada perilaku negatif. Para pelajar diharapkan berani menolak segala bentuk ajakan yang bertentangan dengan aturan serta segera meminta bantuan guru atau orang tua apabila menghadapi persoalan.

 

“Jauhi narkoba dan segala bentuk perjudian, termasuk judi online. Jangan pernah mencoba-coba karena dampaknya bisa sangat merugikan. Ingat, masa depan kalian masih panjang dan harus dijaga sejak sekarang,” tegasnya.

 

Kapolsek juga mengingatkan pentingnya bijak menggunakan media sosial dan selektif dalam menerima informasi. Para siswa diminta tidak langsung mempercayai ataupun menyebarkan berita yang beredar sebelum memastikan kebenarannya, agar tidak ikut menyebarkan berita bohong atau hoaks.

 

“Di era digital ini, kita harus lebih cermat dalam menerima informasi. Periksa sumber berita dan pastikan kebenarannya sebelum membagikannya kepada orang lain. Selain itu, patuhi nasihat orang tua dan guru karena mereka selalu menginginkan yang terbaik bagi kalian,” ungkapnya.

 

Menutup amanatnya, Iptu Aripin Simbolon menegaskan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa untuk belajar, berinteraksi, serta mengembangkan kemampuan.

 

“Melalui program Poldik dan Ngariung Iman Ngariung Aman, kami berharap terjalin kerja sama yang semakin erat antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mencegah kenakalan remaja serta menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif,” pungkasnya. (HRH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *