KMP Batu Mandi Terbakar di Selat Sunda Angkut 420 Penumpang dan 89 Kendaraan

0
IMG-20261020-WA0079
MERAK, GESSIT.CO.ID – Kapal Motor Penumpang (KMP) Batu Mandi mengalami kebakaran di perairan Selat Sunda, tepatnya di belakang Pulau Kecil Merak, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Selasa (20/10/2026) sore. Seluruh penumpang dan awak kapal dilaporkan berhasil dievakuasi dalam insiden tersebut.

 

Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan menjelaskan, KMP Batu Mandi bertolak dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung, sekitar pukul 14.52 WIB menuju Pelabuhan Merak, Banten. Berdasarkan data manifes, kapal tersebut mengangkut 420 penumpang yang terdiri dari 393 penumpang di dalam kendaraan dan 27 penumpang pejalan kaki.

 

“Selain mengangkut 420 penumpang, kapal tersebut juga membawa 89 unit kendaraan,” ujar Hendra Kurniawan dalam keterangannya.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, indikasi kebakaran diketahui sekitar pukul 16.15 WIB ketika petugas darat melihat adanya percikan api di bagian buritan kapal. Insiden tersebut terjadi saat KMP Batu Mandi dalam perjalanan menuju Dermaga VI Pelabuhan Merak untuk melakukan proses sandar dan bongkar muat.

 

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Windy Andayani, memastikan seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi pada pukul 17.05 WIB. Proses evakuasi dilakukan sebagai langkah penanganan darurat untuk menyelamatkan seluruh orang yang berada di atas kapal.

 

“Seluruh penumpang dan awak kapal KMP Batu Mandi telah berhasil dievakuasi. Keselamatan penumpang dan kru menjadi prioritas utama dalam penanganan insiden ini,” demikian penjelasan pihak ASDP terkait proses evakuasi tersebut.

 

Pascaevakuasi, para penumpang mendapatkan penanganan dan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Merak serta RS Krakatau Medika. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan para penumpang setelah mengalami insiden kebakaran di tengah perjalanan laut.

 

Kapolda menambahkan, para penumpang yang telah dievakuasi selanjutnya ditampung di Dermaga 6 Eksekutif ASDP Merak untuk menjalani pendataan lebih lanjut. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan penanganan para penumpang berjalan dengan baik setelah kejadian.

 

“ASDP juga memfasilitasi transportasi bagi penumpang yang hendak menuju wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi,” jelas Hendra.

 

Selain memberikan bantuan transportasi, pihak terkait juga menyiapkan pelayanan bagi penumpang yang kehilangan dokumen atau surat-surat penting akibat peristiwa kebakaran tersebut. Pelayanan ini diharapkan dapat membantu penumpang mengurus kembali dokumen yang hilang sehingga tidak mengalami kesulitan dalam melanjutkan perjalanan maupun mengurus keperluan administrasi.

 

“Pelayanan yang disediakan berupa penerbitan surat keterangan kehilangan guna membantu penumpang dalam mengurus kembali dokumen yang hilang,” terangnya. (HRH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *