Kapolresta Surakarta Dorong Perubahan Pola Pelaporan, Bukan Sekadar Informasi

0
IMG-20261019-WA0007
SURAKARTA, GESSIT.CO.ID – Kapolresta Surakarta AKBP Candra Sasongko menegaskan bahwa keberhasilan sebuah organisasi sangat ditentukan oleh komunikasi yang baik, kolaborasi yang kuat, serta tindakan nyata. Menurutnya, kegagalan organisasi kerap terjadi ketika komunikasi tidak diiringi dengan langkah konkret dalam menyelesaikan berbagai persoalan.

 

Penegasan tersebut disampaikan Candra Sasongko saat memimpin apel perdana setelah resmi menjabat sebagai Kapolresta Surakarta, Senin (19/10/2026). Dalam kesempatan itu, ia meminta seluruh personel meningkatkan kualitas komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi guna mewujudkan kinerja organisasi yang lebih baik.

 

“Kegagalan organisasi itu biasanya disebabkan karena komunikasi dan aksi yang tidak berjalan beriringan. Jadi, ke depan Polresta Surakarta harus satu tingkat lebih tinggi dalam hal komunikasi, kolaborasi, dan koordinasi,” tegas Candra.

 

Ia juga meminta para pejabat utama (PJU) dan perwira mengubah pola pelaporan kepada pimpinan. Menurutnya, laporan yang disampaikan tidak cukup hanya memuat informasi mengenai suatu peristiwa atau kejadian, tetapi harus disertai penjelasan mengenai langkah-langkah konkret yang telah dilakukan untuk menangani persoalan tersebut.

 

“Saya minta kepada para pejabat utama maupun perwira, ketika melaporkan kepada saya jangan hanya melaporkan peristiwa atau kejadian. Namun, harus sudah melaporkan langkah-langkah apa saja yang telah dilaksanakan,” ujarnya.

 

Selain menekankan pentingnya komunikasi dan pelaporan, Candra mengingatkan bahwa seorang pemimpin harus mampu memberikan keteladanan kepada anggotanya. Ia meminta para pejabat utama dan perwira tidak hanya memberikan instruksi dari belakang meja, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk memastikan pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan arahan.

 

Menurutnya, kepemimpinan harus diwujudkan melalui tindakan nyata, kerja sama yang solid, serta kemampuan mengambil keputusan secara cepat dan tepat. Dengan demikian, setiap persoalan yang muncul di lapangan dapat segera ditangani dan tidak berlarut-larut.

 

Dalam arahannya, Candra juga mengingatkan seluruh personel untuk mengimplementasikan slogan Kapolri, yakni “Polisi Bersama Masyarakat”. Ia menegaskan bahwa masyarakat merupakan pusat dari pelaksanaan tugas kepolisian sehingga setiap anggota harus memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan persoalan yang dihadapi warga.

 

“Slogan Bapak Kapolri adalah Polisi Bersama Masyarakat. Jadi, sentralnya adalah di tengah-tengah masyarakat. Anggota tidak boleh apatis atau cuek terhadap lingkungan sekitarnya. Ke depan kita harus bekerja sama,” pesannya.

 

Menutup arahannya, Candra mengajak seluruh personel Polresta Surakarta membangun semangat kebersamaan, meningkatkan kedisiplinan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

 

Ia meminta setiap anggota memiliki inisiatif dan kesadaran pribadi untuk berbuat positif tanpa harus selalu menunggu perintah pimpinan. “Saya minta semuanya bisa menjadi polisi bagi dirinya sendiri. Saya tekankan kepada seluruh anggota Polresta Surakarta agar bisa menjadi Kapolres bagi dirinya masing-masing,” tandasnya.

 

Apel perdana tersebut diikuti Wakapolresta Surakarta AKBP Heru Eko Wibowo, para pejabat utama, Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polresta Surakarta, baik anggota Polri maupun PNS. (HRH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *