Tim Satgas Ksatria Gagalkan Aksi Tawuran Dua Geng, 4 Remaja Diamankan
SERANG, GESSIT.CO.ID – Tim Satgas Ksatria Hebat Presisi Polresta Serang Kota berhasil menggagalkan aksi tawuran geng Remaja12kotachilds VS Warma959 di Jl. Komplek Purna Bhakti, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Kamis (27/02/2025).
Dalam penyergapan itu 4 orang dari Remaja12kotachilds berhasil diamankan petugas, sedangkan puluhan lainnya melarikan diri. Dari keempat orang ini, Tim Satgas mengamankan barang bukti 1 buah clurit.
Kapolresta Serang Kota Kombes Yudha Satria menjelaskan rencana aksi tawuran dua kelompok remaja ini diketahui ketika Tim Satgas Ksatria tengah melakukan patroli rutin kambtibmas.
“Saat melintas di Jalan Komplek Purna Bakti, petugas melihat gerombolan remaja tengah mengacung-acungkan para ke arah kelompok yang ada dalam gang,” terang Kapolresta.
Melihat itu, Tim Satgas Ksatria langsung bergerak mengejar kelompok yang ada di pinggir jalan yang sedang mengacung-acungkan senjata tajam. Ketika melihat petugas, para remaja itu langsung melarikan diri, begitupun dengan kelompok yang ada dalam gang.
Dua kelompok yang akan tawuran ini kabur setelah melihat kedatangan petugas. Namun Tim Satgas berhasil mengamankan 4 orang dengan barang bukti 1 buah clurit.
“Keempat remaja ini mengaku dari geng Remaja12kotachilds dan masih berstatus pelajar SMP. Keempatnya diamankan di Polresta Serang Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Kapolresta.
Kapolresta kembali mengimbau kepada para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan kepada anak-anaknya agar tidak terlibat ataupun menjadi korban dalam kasus kenakalan remaja.
Kapolresta menegaskan pihaknya akan menindak tegas siapapun yang terlibat dalam kasus kenakalan remaja, terlebih yang membawa barang yang membahayakan.
“Kami mengimbau kepada orang tua untuk menjaga anak-anaknya agar tidak terlibat kenakalan remaja karena akan dilakukan tindakan tegas. Caranya dengan mengawasi ketika anak keluar malam dengan tujuan dan alasan yang tidak jelas. Perhatikan juga gerak-gerik dan penampilan anak dan periksa handphonenya,” tegas Alumnus Akpol 2002. (HRH)
