Resmikan Balai Latihan Silat PTBI, Kapolri Pesan Pendekar Jaga Banten Tetap Kondusif

0
IMG-20260918-WA0061
WALANTAKA, GESSIT.CO.ID – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meresmikan Balai Latihan Seni Silat Pesanggrahan Tjimande Banten Indonesia (PTBI) sekaligus memperingati Milad ke-3 PTBI di Kampung Cibogo, Kelurahan Nyapah, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Jumat, 18 September 2026.

 

Kegiatan tersebut dihadiri Pejabat Utama Polri, Gubernur Banten Andra Soni, Forkopimda Provinsi Banten, Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria, Wali Kota Serang Budi Rustandi, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, serta sejumlah tokoh masyarakat Banten.

 

Ketua PTBI Tb. Mulyana memimpin kegiatan yang diikuti sekitar 2.000 peserta dari berbagai unsur masyarakat, perguruan silat, tokoh budaya dan tamu undangan. Rangkaian kegiatan diisi pertunjukan seni budaya Debus khas Banten serta pemberian santunan secara simbolis kepada anak yatim dan dhuafa oleh Kapolri.

 

Dalam sambutannya, Kapolri mengatakan seni silat Cimande, Debus dan berbagai seni budaya Banten merupakan kekayaan daerah yang harus terus dijaga dan dilestarikan agar dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

 

Kapolri berharap keberadaan Pesanggrahan Tjimande Banten Indonesia tidak hanya menjadi tempat latihan PTBI, tetapi juga dapat dimanfaatkan seluruh perguruan silat dan masyarakat sebagai wadah kegiatan seni, budaya, latihan maupun kegiatan sosial.

 

“Para pendekar dan jawara harus selalu membela kebenaran, membela yang lemah dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Saya menitipkan kepada seluruh pendekar dan jawara agar bersama-sama dengan Polri menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menjaga wilayah Banten agar tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolri.

 

Ketua PTBI Tb. Mulyana mengatakan peresmian balai latihan tersebut menjadi momentum penting Milad ke-3 PTBI sekaligus memperkuat peran perguruan dalam pengembangan seni silat, budaya dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

 

“Pesanggrahan ini selain menjadi Balai Latihan Seni Silat, juga menjadi tempat untuk kegiatan sosial dan kegiatan masyarakat. Secara rutin setiap tahunnya kami melaksanakan kegiatan berbagi dan santunan kepada anak yatim dan dhuafa,” kata Tb. Mulyana.

 

Sementara Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi kehadiran Kapolri dalam kegiatan tersebut. Ia mengatakan Silat Tjimande merupakan bagian dari kekayaan budaya Banten yang tidak hanya mengandung unsur bela diri, tetapi juga nilai pendidikan karakter, moral, spiritual dan kebersamaan.

 

“Kehadiran Balai Latihan Silat Pesanggrahan Tjimande Banten Indonesia diharapkan semakin meningkatkan minat dan kecintaan generasi muda terhadap seni silat Tjimande Banten, sekaligus menjadi ruang untuk melestarikan nilai-nilai luhur budaya,” ungkap Andra Soni. (HRH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *