Nama Kapolres Serang Dicatut untuk Penipuan, Polisi Imbau Masyarakat Tidak Mudah Percaya

0
IMG-20260408-WA0004
SERANG, GESSIT.CO.ID – Kapolres Serang Andri Kurniawan mengimbau masyarakat untuk tidak merespons pihak yang mengaku sebagai dirinya melalui telepon, WhatsApp, maupun media sosial dengan tujuan meminta uang. Imbauan ini disampaikan menyusul maraknya akun palsu yang mencatut nama Kapolres Serang untuk melakukan penipuan.

 

Menurut Kapolres, aksi penipuan dengan modus mencatut nama pejabat kepolisian merupakan kejahatan serius yang dapat merugikan masyarakat. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meminta uang dalam bentuk apapun kepada masyarakat.

 

“Saya tegaskan, tidak pernah sekalipun meminta uang kepada masyarakat dengan alasan apapun, baik melalui telepon, WhatsApp, maupun media sosial, tiktok, instagram, facebook atau lainnya,” ujar Andri Kurniawan dalam keterangannya, Rabu, 8 April 2026.

 

Kapolres menjelaskan bahwa pelaku biasanya menggunakan foto profil dan identitas yang menyerupai dirinya agar korban percaya. Modus ini dinilai cukup efektif menipu masyarakat yang tidak melakukan verifikasi lebih lanjut.

 

“Kami menemukan adanya akun palsu yang mengatasnamakan Kapolres Serang. Ini jelas tindakan penipuan yang harus diwaspadai,” kata Kapolres alumnus Akpol 2006.

 

Ia mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap permintaan uang dari pihak yang tidak dikenal, meskipun mengaku sebagai pejabat atau aparat penegak hukum. “Jika ada yang mengaku Kapolres Serang dan meminta sejumlah uang, segera abaikan. Jangan dilayani,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, Kapolres juga meminta masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan atau menjadi korban aksi penipuan tersebut. Laporan dapat disampaikan ke kantor polisi terdekat agar segera ditindaklanjuti.

 

“Kami minta masyarakat proaktif melapor jika menemukan kejadian seperti ini. Semakin cepat dilaporkan, semakin cepat bisa kami tindak,” jelasnya.

 

Pihak kepolisian sendiri, lanjutnya, akan terus melakukan penyelidikan terhadap akun-akun palsu tersebut untuk mengungkap pelaku di balik aksi penipuan ini. “Kami akan kejar pelakunya. Tidak ada toleransi bagi pelaku penipuan yang meresahkan masyarakat,” tegasnya. (HRH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *