Dari Pasar Malam Legendaris ke Pusat Ekonomi Baru, Royal Baroe Ramaikan Kota Serang
SERANG, GESSIT.CO.ID – Di bawah kepemimpinan Wali Kota Serang Budi Rustandi bersama Wakil Wali Kota Nur Agis Aulia, wajah Kota Serang perlahan mulai menunjukkan perubahan signifikan.
Dalam kurun waktu satu tahun memimpin, penataan kota dilakukan secara bertahap, khususnya pada sektor pusat perdagangan dan ruang publik yang selama ini menjadi denyut nadi perekonomian masyarakat.
Sejumlah kawasan pasar yang sebelumnya terkesan semrawut kini mulai tertata rapi. Penataan tersebut meliputi Pasar Lama, Pasar Induk Rau, Pasar Kepandean, hingga area sekitar Stadion Maulana Yusuf.
Kebijakan ini sempat menimbulkan keresahan di kalangan pedagang karena adanya relokasi dan penataan ulang lapak.
Kekhawatiran para pedagang akan berkurangnya pendapatan perlahan sirna. Berkat sentuhan kebijakan dan pembangunan fasilitas yang lebih layak, kawasan pasar justru semakin ramai dikunjungi pembeli.
Sarana pendukung yang memadai membuat aktivitas jual beli berjalan lebih nyaman, sehingga para pedagang merasa betah dan pendapatan pun meningkat.
Puncak dari upaya penataan tersebut ditandai dengan selesainya revitalisasi Pasar Malam Royal yang legendaris. Pada Jumat (26/12/2025), Wali Kota Serang Budi Rustandi meresmikan kawasan tersebut sebagai pusat perdagangan baru dengan nama Royal Baroe, yang berlokasi di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa.
Peresmian Royal Baroe disambut antusias masyarakat. Ribuan warga memadati kawasan tersebut sejak sore hari untuk mengikuti rangkaian acara Launching Royal Baroe yang dikemas dalam konsep Night Market at Royal Baroe. Arus pengunjung terus mengalir hingga malam hari, menciptakan suasana meriah di jantung Kota Serang.
Pantauan di lokasi, puluhan tenant UMKM berjajar rapi di sepanjang kawasan acara. Beragam produk ditawarkan, mulai dari kuliner khas, jajanan kekinian, hingga produk fesyen lokal. Kehadiran panggung hiburan dengan alunan musik turut menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 14.00 hingga 22.30 WIB tersebut juga dirangkaikan dengan Charity Concert for Sumatera. Pengunjung tampak antusias mengikuti aksi sosial dengan menyalurkan donasi melalui stan charity yang disediakan oleh panitia.
Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, acara ini menjadi wadah strategis bagi pelaku UMKM lokal untuk mempromosikan produknya. Sejak sore hari, aktivitas transaksi terlihat ramai hampir di seluruh tenant, menandakan tingginya daya beli dan minat pengunjung.
Launching Royal Baroe menjadi bagian dari pengembangan kawasan terpadu yang diproyeksikan sebagai pusat ekonomi, hiburan, dan ruang publik baru di Kota Serang. Konsep yang memadukan perdagangan, hiburan, dan kegiatan sosial dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat perkotaan.
Tingginya animo warga pada peresmian Royal Baroe mencerminkan besarnya harapan masyarakat terhadap perubahan wajah Kota Serang.
Penataan kota yang humanis dan berpihak pada pelaku usaha kecil menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya menghadirkan keindahan, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat secara berkelanjutan. (HRH)
