Demi Menjaga Kondusifitas, Nelayan Desa Pedaleman Bongkar Patok Bambu Bekas Budidaya Kerang Dan Rumput Laut
SERANG, GESSIT.CO.ID – Warga nelayan Desa Pedaleman, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang membongkar patok bambu sisa budi daya rumput laut dan kerang hijau.
Pembongkaran dilakukan sebagai bentuk kekhawatiran nelayan pembudidaya kerang hijau dan rumput laut untuk menghindari dampak negatif, dan issue yang dikaitkan dengan proyek PIK 2 yang sedang ramai diperbincangkan.
“Pembongkaran bambu bekas budidaya kerang hijau dan rumput laut ini demi menjaga kondusifitas di pesisir utara Kabupaten Serang khususnya Desa Pedaleman,” ujar H Sadai didampingi sejumlah nelayan, Sabtu (25/01/2025).
Sadai menjelaskan bahwa penanaman bambu tersebut dilakukan sejak 2023 oleh nelayan Desa Pedaleman untuk budidaya kerang hijau dan rumput laut. Oleh karenanya, pihaknya, tidak menginginkan kegiatan budidaya kerang hijau ini dikaitkan dengan proyek PIK 2.
“Saya berharap warga untuk tetap tenang jangan mudah terprovokasi dan tetap menjaga kondusifitas keamanan,” tandasnya.
Di tempat yang sama, Holid warga nelayan Kampung Pesisir, Desa Pedaleman bahwa dirinya bersama teman-teman membongkar patok bambu itu karena menghindari prasangka pihak luar.
“Kami dan teman teman mencabut dan membersihkan patok bambu bekas budidaya rumput laut dan kerang hijau, atas dasar inisiatif sendiri. Kami khawatir keberadaan patok bambu ini dikaitkan dengan proyek PIK 2 yang sedang ramai diperbincangkan,” kata Holid.
Untuk diketahui bersama bahwa pembongkaran patok bambu bekas budidaya kerang hijau dan rumput laut tersebut atas dasar inisiatif para nelayan dan pihak Pemerintah Desa Pedaleman, demi menjaga kondusifitas di wilayah Desa Pedaleman, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang. (HRH)
