Maulid Nabi di Mapolres Serang, Kapolres Ajak Semua Elemen Jaga Kamtibmas
SERANG, GESSIT.CO.ID – Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan menggelar acara silaturahmi Sabuk Kamtibmas dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis, 27 Agustus 2026 sore. Kegiatan yang berlangsung di lapangan Mapolres Serang tersebut diisi dengan dzikir dan doa bersama.
Kegiatan dihadiri Wakil Bupati Serang, Ketua dan Pengurus Bhayangkari Cabang Serang, sejumlah Kepala OPD Pemkab Serang, Ketua MUI Kabupaten Serang, Danramil, APDESI Kabupaten Serang, Pejabat Utama dan Kapolsek jajaran Polres Serang, komunitas ojol, serta sejumlah organisasi masyarakat dan peguron.
Dalam sambutannya, Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat.
“Kegiatan hari ini bukan hanya sebuah peringatan keagamaan, lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta menjaga kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat,” kata Kapolres.
Kapolres mengatakan, semangat tersebut diwujudkan melalui tema “Merawat Kebhinekaan, Jaga Banten Aman”. Menurutnya, perbedaan pekerjaan, organisasi, latar belakang maupun pandangan tidak boleh menjadi penghalang untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.
“Kita boleh berbeda pekerjaan, berbeda organisasi, berbeda latar belakang dan berbeda pandangan. Tetapi kita memiliki rumah yang sama dan kepentingan yang sama, yaitu menjaga Kabupaten Serang dan Provinsi Banten agar tetap aman, damai dan kondusif,” ujarnya.
Kapolres menegaskan, seluruh elemen masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut merupakan mitra Polres Serang dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Ia berharap tidak ada sekat antara kepolisian dengan masyarakat dalam membangun komunikasi.
“Hari ini kita duduk bersama. Ada anggota Polri, ojol, buruh, ormas, pemuda, kepala desa, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Tidak ada sekat di antara kita, karena bagi kami di Polres Serang, seluruh elemen masyarakat adalah mitra dan saudara dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” tegasnya.
Kapolres juga mengajak masyarakat untuk menyelesaikan setiap persoalan melalui komunikasi dan musyawarah. Masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi, terutama terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya dan berpotensi menimbulkan keresahan.
“Apabila ada persoalan, mari kita selesaikan dengan komunikasi dan musyawarah. Apabila ada perbedaan, jangan sampai perbedaan tersebut memutus persaudaraan,” tutur alumnus Akpol 2006.
Lebih lanjut, Kapolres mengajak komunitas ojol, serikat buruh, ormas, OKP, kepala desa, tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat untuk terus membangun komunikasi dengan Polres Serang. Menurutnya, setiap aspirasi maupun potensi gangguan keamanan dapat disampaikan agar dapat dicarikan solusi bersama.
“Saya ingin Polres Serang bukan hanya hadir ketika terjadi persoalan, tetapi benar-benar menjadi rumah bersama dan mitra masyarakat dalam menjaga keamanan dan kedamaian. Kalau ada persoalan, sampaikan kepada kami. Kalau ada aspirasi, mari kita komunikasikan,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan kemudian diisi dengan dzikir, ceramah agama dan doa bersama untuk memohon keamanan, kedamaian serta keberkahan bagi Kabupaten Serang, Provinsi Banten dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan tali asih secara simbolis kepada perwakilan komunitas ojol, ormas, serikat buruh, OKP dan elemen masyarakat sebagai bentuk apresiasi atas kebersamaan dalam menjaga kamtibmas. (HRH)
