Site icon Gesit.co.id

Lomba Pocil 2026, Kapolda Banten Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan

IMG-20260921-WA0034
BANTEN, GESSIT.CO.ID – Sebagai upaya menanamkan budaya tertib dan keselamatan berlalu lintas sejak dini, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki membuka Lomba Polisi Cilik (Pocil) Tahun 2026 dalam rangka Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Senin, 21 September 2026.

 

Hengki mengatakan lomba Posil mengusung tema “Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri” sebagai upaya menanamkan budaya tertib dan keselamatan berlalu lintas sejak dini. Dikatakan, Polisi Cilik tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana pendidikan karakter bagi generasi muda melalui kegiatan yang edukatif dan menyenangkan.

 

“Melalui Polisi Cilik, anak-anak kita belajar tentang disiplin, tanggung jawab, kerja sama, keberanian, percaya diri dan kepedulian terhadap keselamatan,” ujar Hengki.

 

Kapolda berpesan agar peserta tidak menjadikan kemenangan sebagai tujuan utama. Menurutnya, keberanian tampil, kekompakan, kedisiplinan dan sportivitas merupakan nilai penting yang harus dibangun sejak dini.

 

“Menang kalah bukan tujuan utama. Yang lebih penting adalah keberanian untuk tampil, kekompakan dalam satu tim, kedisiplinan mengikuti aturan serta kemampuan menghargai peserta lain,” kata Hengki.

 

Ia berharap Polisi Cilik Polda Banten terus berkembang dan mampu berprestasi hingga tingkat nasional. Untuk itu, Hengki meminta Ditlantas Polda Banten melakukan pembinaan secara berkelanjutan.

 

“Saya berharap Polisi Cilik dari Banten bisa tampil sampai tingkat nasional. Siapkan yang terbaik, terus lakukan pembinaan, karena anak-anak inilah yang nantinya menjadi generasi penerus,” tuturnya.

 

Hengki juga mengajak Polisi Cilik menjadi pelopor keselamatan lalu lintas di lingkungan keluarga. Ia mengingatkan pentingnya memakai helm saat naik sepeda motor, menggunakan sabuk keselamatan di mobil serta menyeberang di tempat yang aman.

 

“Kalau dibonceng sepeda motor, pakai helm. Kalau naik mobil, gunakan sabuk keselamatan. Kebiasaan sederhana seperti ini akan membentuk budaya keselamatan,” ungkapnya.

 

Kapolda mendorong peserta berani mengingatkan orang tua secara sopan apabila menemukan pelanggaran lalu lintas. Ia juga meminta jajaran Polda Banten memperkuat edukasi melalui Polisi Sahabat Anak dan pembinaan di sekolah, serta mengapresiasi para pembina, pelatih, guru dan orang tua yang telah mendampingi peserta. (HRH)
Exit mobile version