Site icon Gesit.co.id

Kapolsek Pontang Edukasi Siswa Baru tentang Antibullying, Kenakalan Remaja, dan Bahaya Narkoba

Oplus_131072

Oplus_131072

PONTANG, GESSIT.CO.ID – Menindaklanjuti arahan Kapolres Serang, Kapolsek Pontang AKP Muklas melaksanakan kegiatan Ngariung Iman Ngariung Aman melalui Program Kapolda Banten Polisi Peduli Pendidikan (POLDIK) di SMA Negeri 1 Pontang, SMP Negeri 1 Lebakwangi, SMP dan SMA Alkhairiyah Kelapian, Kabupaten Serang, Rabu, 15 Juli 2026.

 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembekalan bagi peserta didik baru dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

 

Dalam kegiatan itu, AKP Muklas didampingi Kanit Binmas, Kanit Provost, serta personel Bhabinkamtibmas. Turut hadir kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dewan guru, serta ratusan siswa baru yang mengikuti MPLS di kedua sekolah tersebut.

 

Mengawali penyampaiannya, Kapolsek Pontang mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah memberikan kesempatan kepada jajaran Polsek Pontang untuk memberikan edukasi kepada para pelajar sebagai upaya membentuk karakter generasi muda sejak dini.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada kepala sekolah, dewan guru, dan seluruh siswa yang mengikuti kegiatan ini. Melalui Program Polisi Peduli Pendidikan, kami ingin membekali para pelajar dengan pemahaman tentang bahaya bullying, kenakalan remaja, dan penyalahgunaan narkoba agar mereka dapat menjadi generasi yang disiplin dan berprestasi,” ujar Muklas.

 

Dalam materinya, Kapolsek menjelaskan bahwa perundungan atau bullying merupakan tindakan yang dilakukan secara sengaja dan berulang oleh seseorang atau kelompok yang merasa lebih kuat terhadap korban yang dianggap lebih lemah. Tindakan tersebut dapat menimbulkan dampak psikologis maupun sosial yang serius bagi korban.

 

“Bullying adalah perilaku negatif yang tidak boleh terjadi di lingkungan sekolah. Saya berharap setelah memahami apa itu bullying dan dampaknya, tidak ada siswa di SMA Negeri 1 Pontang maupun SMP Negeri 1 Lebakwangi yang melakukan tindakan tersebut,” tegas Kapolsek.

 

Selain membahas perundungan, AKP Muklas juga mengingatkan para siswa mengenai bahaya kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, berbagai perilaku menyimpang sering kali dipicu oleh lemahnya komunikasi dalam keluarga, pengaruh lingkungan pergaulan, serta penggunaan media sosial yang tidak bijaksana.

 

Ia menekankan bahwa keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter anak. Komunikasi yang baik antara orang tua dan anak akan menjadi benteng utama dalam mencegah remaja terjerumus ke dalam pergaulan bebas maupun penyalahgunaan narkoba.

 

“Jadikan keluarga sebagai pondasi yang kuat untuk menghindari narkoba. Pilihlah teman yang membawa pengaruh positif dan gunakan media sosial dengan bijak. Jangan mudah terpengaruh oleh ajakan yang dapat merusak masa depan,” pesan AKP Muklas kepada para peserta MPLS.

 

Melalui kegiatan Program Polisi Peduli Pendidikan ini, Polsek Pontang berharap para siswa memiliki kesadaran untuk menjauhi bullying, kenakalan remaja, serta penyalahgunaan narkoba.

 

“Sinergi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta melahirkan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan bebas dari pengaruh negatif,” tandasnya. (HRH)
Exit mobile version