TANARA, GESSIT.CO.ID – Kepedulian terhadap warga yang membutuhkan bantuan kesehatan ditunjukkan Kapolsek Tanara, Polres Serang, Iptu Iwan Rudini. Bersama Camat Tanara Sadirin dan Kepala Puskesmas Tanara dr. Siti Kuri, Kapolsek mendatangi kediaman Sapiah, seorang janda berusia sekitar 60 tahun yang menderita gagal ginjal.
Kedatangan ketiganya untuk menindaklanjuti pemberitaan mengenai kondisi Sapiah yang mengalami kesulitan mendapatkan fasilitas cuci darah. Sebelumnya, Sapiah diketahui sempat menjalani perawatan di RSUD Banten, namun diminta pulang pada 14 Oktober 2026 dan diarahkan mencari rumah sakit lain untuk mendapatkan pelayanan cuci darah.
Sapiah yang merupakan ibu dari lima anak tersebut mengalami kerusakan pada kedua ginjalnya. Kondisi itu mengharuskannya menjalani cuci darah sebanyak dua kali dalam sepekan di rumah sakit yang memiliki fasilitas hemodialisis.
Namun, kondisi Sapiah hingga kini belum menunjukkan perkembangan yang menggembirakan meski sudah menjalani perawatan di rumah sakit. Bahkan, menurut keterangan keluarganya, Sapiah masih mengalami kesulitan untuk menelan minuman.
Johadi, anak kedua Sapiah, menuturkan bahwa setelah ibunya diminta pulang dari RSUD Banten, dirinya berusaha mencari rumah sakit lain di wilayah Serang agar sang ibu tetap bisa mendapatkan pelayanan cuci darah.
“Setelah diminta pulang, saya berusaha mencari rumah sakit lain di wilayah Serang. Namun, sampai sekarang upaya tersebut belum membuahkan hasil karena tidak ada rumah sakit yang bersedia menerima ibu saya dengan alasan penuh,” ungkap Johadi.
Johadi mengaku sangat berharap ada rumah sakit yang bisa memberikan pelayanan kesehatan kepada ibunya. Pasalnya, kondisi Sapiah membutuhkan penanganan medis secara rutin, sementara keluarga memiliki keterbatasan dalam mencari fasilitas kesehatan yang dapat menerima pasien gagal ginjal.
Sementara itu, Kapolsek Tanara Iptu Iwan Rudini mengatakan, kedatangannya bersama Camat dan Kepala Puskesmas merupakan bentuk kepedulian sekaligus respons atas informasi yang berkembang mengenai kesulitan warga mendapatkan pelayanan kesehatan.
“Kami bersama Pak Camat dan Kepala Puskesmas datang untuk melihat langsung kondisi Ibu Sapiah sekaligus mencari solusi agar beliau bisa kembali mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan,” ujar Iwan Rudini, Jumat, 30 Oktober 2026.
Iwan mengatakan, pihaknya bersama pemerintah kecamatan dan tenaga kesehatan akan berupaya mengonsultasikan persoalan tersebut kepada pihak terkait. Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah mengupayakan agar Sapiah bisa kembali mendapatkan pelayanan cuci darah di RSUD Banten.
“Kami akan berkoordinasi dan mengonsultasikan persoalan ini agar Ibu Sapiah bisa mendapatkan penanganan medis yang semestinya, khususnya untuk menjalani cuci darah di RSUD Banten. Harapan kami, ada solusi terbaik sehingga beliau bisa segera mendapatkan pelayanan kesehatan,” tandas Kapolsek.
Kehadiran Kapolsek, Camat, dan Kepala Puskesmas tersebut diharapkan dapat membantu membuka jalan bagi Sapiah untuk memperoleh akses pelayanan kesehatan yang dibutuhkan. Pemerintah setempat juga diharapkan dapat terus mengawal proses penanganan agar kondisi warga yang membutuhkan pertolongan medis tidak terabaikan. (HRH)

