Site icon Gesit.co.id

Innalilahi! Pelajar 15 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Retensi KP3B

Oplus_131072

Oplus_131072

CURUG, GESSIT.CO.ID – Seorang pelajar beridentitas Jaka Wijaya (15), warga Kampung Pojok Al Barokah, Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Kolam Retensi 3, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Selasa malam, 20 Oktober 2026.

 

Korban yang masih duduk di bangku kelas 2 SMP tersebut sebelumnya dilaporkan tenggelam saat berenang bersama dua temannya di tengah kolam retensi. Setelah dilakukan pencarian oleh petugas gabungan, korban akhirnya ditemukan di dasar kolam sekitar pukul 19.00 WIB.

 

Kapolsek Curug, AKP Saepudin, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan yang diperoleh, korban awalnya bermain bersama tujuh orang temannya di sekitar Kolam Retensi 3 sekitar pukul 15.00 WIB.

 

“Korban bersama enam rekannya kemudian menaiki perahu karet yang berada di pinggir Kolam Retensi 3. Saat tiba di tengah kolam, korban bersama dua temannya melompat ke air untuk berenang,” jelas Saepudin.

 

Namun, saat berada di tengah kolam, korban diduga mengalami kesulitan karena tidak bisa berenang hingga akhirnya tenggelam. Melihat kejadian tersebut, dua teman korban berusaha memberikan pertolongan, tetapi upaya mereka tidak berhasil.

 

“Kedua temannya sempat berusaha menolong korban. Namun, karena kelelahan, keduanya tidak mampu menyelamatkan korban dan kemudian naik kembali ke perahu karet,” ungkapnya.

 

Menerima laporan adanya seorang pelajar yang tenggelam, petugas Polsek Curug bersama tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan petugas pemadam kebakaran (Damkar) segera mendatangi lokasi untuk melakukan pencarian dan evakuasi.

 

Petugas gabungan menyisir area kolam hingga akhirnya korban berhasil ditemukan di dasar Kolam Retensi 3 sekitar pukul 19.00 WIB. Korban kemudian dievakuasi dari lokasi kejadian untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

 

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban dibawa menggunakan mobil ambulans menuju RS Bhayangkara sebelum direncanakan dibawa ke RSUD dr. Dradjat Prawiranegara, Kabupaten Serang.

 

Kapolsek mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak ketika bermain di sekitar perairan. Ia juga mengingatkan agar anak-anak tidak berenang di kolam retensi atau lokasi perairan yang berisiko, terlebih jika tidak memiliki kemampuan berenang.

 

“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua agar lebih berhati-hati dan mengawasi anak-anak saat bermain. Jangan sampai mereka bermain atau berenang di tempat yang membahayakan keselamatan,” tegasnya. (HRH)
Exit mobile version