Site icon Gesit.co.id

Cegah Gangguan Debu Vulkanik, Polres Serang Siram Jalan Ciruas hingga Kragilan

Oplus_131072

Oplus_131072

SERANG, GESSIT.CO.ID – Polres Serang mengerahkan kendaraan taktis water canon (AWC) untuk menyemprot dan membersihkan debu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mengganggu pengguna jalan di wilayah Kabupaten Serang, Senin, 7 September 2026.

 

Penyemprotan dilakukan di sepanjang jalan arteri mulai dari wilayah Ciruas hingga Kragilan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya untuk meminimalisir dampak debu vulkanik yang beterbangan dan berpotensi mengganggu kenyamanan serta keselamatan masyarakat, khususnya para pengguna jalan.

 

Kabagops Polres Serang AKP Hery Wiyono mengatakan, pengerahan kendaraan AWC merupakan perintah langsung Kapolres Serang sebagai bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat yang terdampak debu vulkanik.

 

“Penyemprotan ini merupakan perintah Kapolres Serang sebagai bentuk kepedulian Polres Serang dalam membantu masyarakat akibat debu vulkanik Gunung Anak Krakatau,” kata Hery Wiyono.

 

Menurut Hery, penyemprotan tidak hanya dilakukan di satu lokasi. Polres Serang akan terus bergerak melakukan penyiraman di sejumlah titik lain yang terdampak debu vulkanik, terutama pada ruas jalan yang banyak dilalui masyarakat.

 

“Kegiatan penyemprotan debu ini akan terus kami lakukan di titik-titik lainnya. Kami akan melihat kondisi di lapangan dan melakukan penyiraman pada lokasi yang membutuhkan,” ujarnya.

 

Selain penyemprotan menggunakan kendaraan AWC, Polres Serang bersama Polsek jajaran juga secara serentak membagikan masker kepada masyarakat dan pengguna jalan. Pembagian masker tersebut dilakukan sebagai langkah perlindungan terhadap warga yang harus beraktivitas di luar rumah.

 

Hery menambahkan, masyarakat diimbau tidak hanya menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, tetapi juga menggunakan kacamata untuk melindungi mata dari paparan debu vulkanik. Warga juga diminta membatasi aktivitas di luar rumah jika tidak memiliki keperluan mendesak.

 

“Selain menggunakan masker, masyarakat kami imbau menggunakan kacamata, membatasi aktivitas di luar rumah dan membersihkan rumah secara rutin untuk mengurangi paparan debu,” jelasnya.

 

Kabagops juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya atau hoaks yang beredar di media sosial. “Masyarakat diminta mengikuti informasi dan perkembangan kondisi Gunung Anak Krakatau melalui sumber resmi pemerintah agar tidak menimbulkan kepanikan,” tandasnya. (HRH)
Exit mobile version