Site icon Gesit.co.id

Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, PMI Banten Bagkan Puluhan Ribu Masker

Oplus_131072

Oplus_131072

SERANG, GESSIT.CO.ID – Mengantisipasi dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten menyalurkan ribuan masker dan alat pelindung diri (APD) kepada masyarakat melalui PMI kabupaten/kota.

 

Ketua PMI Provinsi Banten Ratu Tatu Chasanah mengatakan, distribusi masker dilakukan sebagai langkah antisipasi sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat dari paparan abu vulkanik. Menurutnya, penyaluran bantuan tidak harus menunggu adanya permintaan dari masyarakat maupun PMI kabupaten/kota.

 

“Enggak ada permintaan. Kita distribusikan karena masyarakat harus menggunakan masker ketika keluar rumah,” ujar Ratu Tatu, Senin, 7 September 2026.

 

Tatu menjelaskan, PMI Banten sebelumnya telah menerima bantuan dari sejumlah perusahaan yang kemudian langsung disalurkan ke PMI kabupaten/kota di Banten.

 

Salah satunya bantuan dari Rider Group yang diterima pada Rabu, 29 Juli 2026. Bantuan tersebut berupa 1.000 APD hazmat dan 500 masker kain. Seluruh bantuan tersebut kemudian didistribusikan kepada delapan PMI kabupaten/kota di Banten dan saat ini telah tersalurkan.

 

Dukungan kembali diterima PMI Banten dari PT Indah Kiat pada 10 Agustus 2026 berupa 50.000 masker medis atau sebanyak 50 dus.Dari jumlah tersebut, sebanyak 10.000 masker dialokasikan untuk PMI Provinsi Banten. Sementara PMI Kabupaten Serang dan PMI Kota Serang masing-masing mendapatkan 8.000 masker.

 

Adapun enam PMI kabupaten/kota lainnya masing-masing menerima 4.000 masker, sehingga total bantuan masker medis dari PT Indah Kiat mencapai 50.000 masker.

 

PMI Banten mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah yang terdampak abu vulkanik, untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

 

Penggunaan masker dinilai penting sebagai langkah perlindungan diri guna mengurangi risiko paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan, terutama pada saluran pernapasan. (HRH)
Exit mobile version