Site icon Gesit.co.id

22 Gedung Sekolah di Kabupaten Serang Terendam Banjir

Oplus_131072

Oplus_131072

SERANG, GESSIT.CO.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang mencatat sebanyak 22 Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Serang terendam banjir. Bahkan SDN 1 Koper di Desa Koper, Kecamatan Cikande terendam banjir hingga 2 Minggu.

 

Menurut Kabid Pembinaan SDN, Abidin Nasyar mengatakan, bahwa meskipun banyak sekolah yang terendam banjir pihaknya tetap memberikan hak kepada anak anak untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM).

 

Namun proses KBM tersebut tidak dilakukan di sekolah seperti biasa, melainkan di rumah rumah warga yang tidak terdampak banjir atau melalui daring. “Jadi gak mereka untuk belajar tetap kita berikan, meskipun sistem daring atau rumah warga,” kata Abidin kepada wartawan, Kamis 29 Januari 2026.

 

Abidin menuturkan, berdasarkan laporan yang diterimanya ada sebanyak 22 sekolah yang terdampak banjir. Namun yang paling parah adalah SDN 1 Koper di Kecamatan Cikande sudah dua Minggu terendam banjir.

 

“Posisi sekolahnya berada di pinggir Sungai Cidurian, sehingga ketika intensitas curah hujan tinggi luapan Sungai Cidurian merendam sekolah. Nah ini insya Allah setelah pasca banjir kita lihat sekolah ada retakan atau tidak,” ujarnya.

 

Selain itu SDN Songgom Jaya juga selama satu Minggu terendam banjir. Karena posisi sekolah berada di areal persawahan dan dekat dengan Sungai Cidurian.

 

Melihat kondisi tersebut, Abidin pun mengaku akan coba mengkaji apakah perlu direlokasi atau tidak. Karena memang di sekolah tersebut muridnya lumayan banyak lebih 200 murid.

 

Kemudian Abidin juga mengaku saat ini dirinya tengah mengidentifikasi sekolah sekolah yang rusak akibat bencana. Katanya jika ada yang rusak maka akan diajukan melalui dana tak terduga. “Sudah kita data dan sekarang sedang menunggu air surut, nanti kami periksa,” tuturnya.
Sementara itu berdasarkan data yang dirilis oleh Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, bencana hidrometeorologi melanda 27 kecamatan.

 

Dari jumlah tersebut sebanyak 23 kecamatan yang tersebar di 59 Desa terendam banjir. 9 Kecamatan dilanda angin kencang dan 8 kecamatan dilanda longsor atau pergerakan tanah.

 

Penduduk terdampak 11.528 KK atau 38. 345 jiwa. Kemudian untuk rumah yang terendam banjir ada sebanyak 9.724 rumah, 64 rumah terdampak longsor dan angin kencang 35 unit rumah. (HRH)
Exit mobile version